Laman

2013-01-17

GENTENG METAL UNTUK ATAP BAJA RINGAN

 Jika anda menggunakan genteng metal untuk penutup atap rumah yang berbahan baja ringan, tentunya material ini sudah sesuai untuk diaplikasikan pada konstruksi baja ringan karena bobot genteng ini juga sangat ringan sekali dan tidak memberatkan dibandingkan dengan genteng berbahan tanah liat yang memiliki bobot yang lebih berat. Pada genteng metalpun, jika ingin mengaplikasikannya pada rangka kayu juga tidak masalah dan hal yang bisa digunakan, namun Anda hanya harus menyesuaikan jarak reng yang telah ditentukan ukurannya oleh produsen genteng metal tersebut, agar sesuai dalam penggunaannya. Jangan sampai anda salah mengukurnya, karena hal ini dapat menyebabkan atap anda mudah bocor dan cepat rusak. Karena bentuk dan ukuran genteng metal ini juga bervariasi dan bermacam-macam jenis dan bentuknya. Genteng metal ini juga biasanya bebas perawatan karena tahan terhadap karat, pecah, retak atau jamur, serta perubahan warna karena faktor cuaca ekstrim. Sedangkan adapun genteng berbahan tanah liat, akan sangat merepotkan karena perlu perawatan, selain itu genteng dari tanah liat mudah pecah. Bahkan perlu memakai lapisan luar lagi aga tahan lama dan tidak pecah-pecah yang mengakibatkan bocor ketika musim hujan. Selain itu genteng berbahan tanah liat, tidak cocok bila diaplikasikan dengan atap rumah yang menggunakan baja ringan.

Dalam proses pengerjaan konstruksi atap baja ringan ini tentu sangat membutuhkan tenaga ahli yang sudah berpengalaman, sehingga praktisnya anda dapat menghubungi beberapa tenaga ahli atau aplikator baja ringan untuk dapat membandingkan harga serta kualitasnya apabila di bandingkan dengan atap berbahan kayu. Anda cukup menyerahkan desain arsitektur dari bangunan anda atau mengundang aplikator tersebut ke rumah anda atau ke kantor anda untuk melakukan survey menyeluruh terhadap bangunan anda dan mereka akan membuat rancangan atap dengan menggunakan software khusus yang hasilnya sangat akurat dan pasti. Dengan demikian upaya anda dalam menggunakan berbahan baja ringan akan teratasi dengan baik, sehingga andapun merasa puas dan nyaman dalam menggunakannya. Karena telah sesuai dengan panduan pemasangan dan penggunaan yang benar.



MENGETAHUI KELEBIHAN DAN KEKURANGAN ATAP BAJA RINGAN

MENGETAHUI KELEBIHAN DAN KEKURANGAN ATAP BAJA RINGAN



Ketika kita hendak membangun rumah, maka salah satu hal yang harus diperhatikan adalah masalah pemilihan atap rumah. Ada halnya kita memakai kayu sebagai atap, dan ada pula yang memakai bahan baja ringan sebagai atapnya. Menggunakan atap bajaringan, walaupun ringan tapi tidak perlu khawatir karena material berbahan baku zincalume atau galvalume ini daya tahannya jauh lebih unggul dibandingkan atap dari bahan material kayu yang terlihat lebih kuat dan padat. Jika dibandingkan dengan harga kayu yang tidak tahan rayap dan tentunya harga baja ringan ini relatif murah.


beberapa kekurangan dan kelebihan dari atap bajaringan pada umumnya dapat diketahui dibawah ini.
Adapun Kekurangannya adalah :
  1. Pada kerangka atap baja ringan tidak bisa diekspos seperti rangka kayu yang biasa dilakukan, sistem rangkanya yang berbentuk jaring kurang menarik bila tanpa penutup plafon rumah didalamnya.
  2. Karena strukturnya yang seperti jaring ini maka bila ada salah satu bagian struktur yang salah hitung ia akan menyeret bagian lainnya pada keseluruhannya. Maksudnya jika salah satu bagian kurang memenuhi syarat keamanan yang telah ditentukan, maka kegagalan bisa terjadi secara keseluruhan. Karena biasanya perhitungan strukturnya langsung dilakukan oleh structural engineer dari aplikatornya, bukan oleh tukang yng belum berpengalaman.
  3. Rangka atap baja ringan tidak sefleksibel kayu yang dapat dipotong dan dibentuk berbagai profil yang diinginkan. makanya jarang digunakan pada bangunan tradisional, karena kurang sesuai dan tidak dapat dibentuk sesuai keinginan.

Adapun Kelebihannya adalah:
  1. Karena bobot rangka atap yang ringan menurut konstruksi sipil bila dibandingkan kayu yang lebih berat, maka beban yang harus ditanggung oleh struktur di bawahnya lebih rendah.
  2. Baja ringan bersifat tidak membesarkan api, sangat aman bila terjadi konsleting listrik.
  3. Tidak bisa dimakan rayap, seperti halnya atap kayu.
  4. Pemasangan rangka baja relatif lebih cepat apabila dibandingkan rangka kayu yang lebih mumit dan memerlukan banyak tenaga dan waktu.
  5. Baja ringan nyaris tidak memiliki nilai muai dan susut seperti pada besi, jadi tidak berubah karena panas dan dingin.