Laman

2013-12-21

Internet Broadband | Kampanye Sukses Bersama Internet Cepat Broadband

Mendekati pemilu tahun 2014, banyak sekali politisi yang menggunakan internet sebagai media untuk mengenalkan diri dan berkampanye. Para politisi itu menggunakan internet broadband untuk memfasilitasi kampanye terselubungnya. Hal ini bukan tanpa alasan, para politisi mempunyai alasan yang sangat kuat mengapa menggunakan internet untuk menaikkan pamornya di mata masyarakat Indonesia. Alasan tersebut adalah sebuah fakta bahwa 80 juta penduduk Indonesia telah memakai koneksi internet pada 2013. Dari 80 juta tersebut, 60-70 persennya mengakses media sosial seperti facebook, youtube, twitter, dan lain-lain.

Menurut pengamatan penulis, banyak sekali politisi yang melakukan kampanye media sosial dengan menggunakan internet cepat broadband hal tersebut, dari tingkat pedesaan (Kepala desa), Daerah (Bupati, DPRD, dan DPD), Provinsi (Gubernur dan walikota), MPR, DPR, hingga untuk memenangkan kursi Presiden, metode ini diakui efektif. Bahkan ada yang menggunakan plesetan “said” ditambah dengan jempol facebook untuk kampanyenya baik online maupun offline (kampanye ini terkenal di masanya). Nah, beberapa cara yang digunakan para politisi tersebut, anatara lain:
  1. Membuat website
Dengan dalih membuat website untuk kepentingan pribadi, politisi yang menggunakan media ini sebenarnya sedang menambah jumlah penggemar dan membuat namanya terkenal serta tidak asing di telinga masyarakat. Website seperti ini biasanya berisi pandangan hidup pribadi dan pandangan untuk Indonesia di masa depan. Namun, ada juga yang terang-terangan untuk berkampanye menggunakan website dengan mencantumkan kalimat berbau kampanye di websitenya. Nah untuk website yang seperti ini, dicantumkan pemikiran dan cara join yang mudah, semudah “klik connect” untuk koneksi internet cepat broadband.
  1. Lewat “like” di fanpage Facebook
Website saja tidak cukup, harus ada “jempol ala facebook” untuk berkampanye. Fanpage box telah disediakan di website untuk menarik pengunjung website agar memberikan “jempol” nya di fanpage facebooknya. Sebaliknya, pengunjung yang datang ke fanpage facebook akan ditarik ke website dan youtube. Beginilah cara PDKT politisi kepada masyarakat. Khususnya pengguna internet cepat broadband.
  1. Tweet
Twitter menjadi media yang tak kalah memberikan kontribusi untuk kampanye. Dengan twitter, politisi bisa menunjukkan aktivitas sosialnya yang baik dan dekat dengan masyarakat. Inilah cara “blusukan” tanpa bertatap langsung dengan masyarakat.

Masih banyak lagi media yang dipakai para politisi untuk mengenalkan dirinya ke masyarakat. Namun, tetap saja. Cara yang mudah ini hanya bisa menyaring 80 juta orang pengguna yang sebagian besar adalah anak muda. Untuk mencuri perhatian orang tua mereka, sang politisi harus menyentuh langsung dan datang ke lapangan secara langsung. Alat website, fanpage, dan twitter sangat berguna karena menjadi satu-satunya metode aman untuk berkampanye saat jadwal kampanye belum dimulai. Hal negatifnya, cara berkampanye yang tergolong aktif dan bermanfaat dengan bantuan internet cepat broadband ini melanggar pasal tentang pemilu.

Internet Broadband Murah Yang Mampu Mensukseskan Bisnis Online